bangkutaman

rupanya tak sengaja bangku taman kita berbeda arah. engkau menaruhnya menghadap timur dan bangku ini ke barat. tiap pagi, dari bangku tamanmu selalu saja terlihat warna cerah yang memulai hari. semburat mentari terbit, terlihat indah. disaat itu, disini hanya nampak bias cahaya yang membuat bayanganku tergambar di permukaan rerumputan taman.

Perempuan Diri

Setiap Diri adalah Perempuan dari apa-apa yang dikandungnya;

Anak-anak yang lahir dr kandungan ‘perempuan’ ini berupa laku-amal. Sewaktu masih ada dlm kandungan ‘perempuan’, anak tadi disebut niat. Anak saleh, tentu saja lahir dari ‘orang tua’ yang saleh. ‘Orang-tua’ adalah ayah (pemimpin keluarga tubuh yakni akal) dan ibu (hati)..  Jika akal dan hati ‘saleh’, tentu ‘persetubuhan’ keduanya akan membuahkan anak2 saleh. Bahkan sejak masih dalam kandungan a.k.a niat.

Ketika anak2 ‘niat’ itu dilahirkan berupa laku tindakan yang saleh, maka anak-anak inilah yang akan menyelamatkan orangtuanya kelak..

*Belajar membaca, belajar mengenal diri, agar tak mudah lupa-diri. Belajar mengenal aku, agar tak mudah mengaku-aku. Jika aku bersaksi kelak, tentang apapun, semoga benar-benar aku sejati yang bersaksi..

 Kemudian aku belajar diam.. Seribu kali diam!! Karena dalam ribuan diam, aku mengeja kediaman.. Karena dalam ribuan diam, aku menyapa kesunyian..

*dari twit sandal :mrgreen: