ssshh!

ssshh, dengarlah sayang ;
suara-suara malam ini,
yang dibisikkan bagi sahabat-sahabatnya..
yang tak terdengar makhluk-makhluk pelupa,
hendak bercerita apakah ia?
kenapa harus berahasia?
apakah hanya layak didengar oleh mereka
yang sedang jatuh cinta?

 

*juli2011

Tentang Rindu

Bagaimana jiwa tak bernyala,
Saat kutemui ia bersendiri saja?
Terpuruk di sudut malam,
Merajut anyaman sisa kenangan,
Seolah tak henti menebak angan,
Tersudut di gelap malam,
Menyapih rindu,
Yang tergenang air pasang,
Di tepi lautan cinta..

Tapi mendung ini menenteramkanku,
Dari kegelisahan dan kesakitan,
Tentang luka yang tak kunjung mengering,
Tapi gelap ini menyembunyikanku,
Dari ujung sayatan ngilu,
Yang menggores setajam sembilu,
Dendamku ini rindu,
Lukaku ini rindu,
Aku ini rindu..

*Juli 2011

kelak

kelak, jika kau dibawah siraman deras hujan,
ingatilah tiap tetesnya,
sebagai rindu,
yang tak juga menghilang,
biarpun ia telah menggenang,
menjadi kenangan..

*juli2011

#dingin

tiba2 kabut merendah,
memeluk bumi ramah,
melepas rindukah?
atau sekedar singgah?
mungkin hanya berbagi dingin,
agar tak lagi gerah?

dingin ini,
akhirnya memaksamu berbaju,
bukan berpantas2 semestinya,
karena tetap saja,
terlihat lusuh;
dimataku..

#pengingat

apakah laila merasa qais tlah mati?
burung apakah itu,
yg membohongkan kabar?
pasti bukan burung malam,
mungkin sekedar bisikan,
penyela rapuh ingatan,
yg terbius gurindam,
tentang rindu dendam,
tak kunjung padam.
  

anggur

jadi, gelas itu tlah kau pecahkan?
bagaimana anggur ini hendak kutuang?
bukankah sedari tadi kita bersulang,
berbagi sajak dan cerita wayang?
ah, rupanya kau terlalu mabuk,
terlelap memeluk mimpi..
dan anggur tersisa ini,
akankah kutenggak sendirian?